HomeBeritaPDIP Mendorong Pemerintah untuk Mengajukan PBB untuk Menyahkan Resolusi Gencatan Senjata di...

PDIP Mendorong Pemerintah untuk Mengajukan PBB untuk Menyahkan Resolusi Gencatan Senjata di Palestina

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Said Abdullah menyampaikan keprihatinan terkait tindakan brutal Israel kepada Palestina. Menurut Said, Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) gagal memerankan tugas sebagai penengah antara dua negara tersebut.

Diketahui, pada sidang PBB 6 November lalu, DK PBB kembali gagal meloloskan keputusan resolusi konflik antara Israel dan Palestina lantaran Amerika Serikat menggunakan hak vetonya.

“PBB seperti macan ompong. Pada Jumat 27 Oktober 2023, Majelis Umum PBB sebagai forum tertinggi PBB telah mengambil voting, sebanyak 120 negara mendukung resolusi gencatan senjata, 14 negara menolak dan 45 negara abstain,” kata Said dalam keterangannya, Sabtu (11/11/2023).

Meski demikian, Said mengapresiasi upaya yang dilakukan pemerintah dan masyarakat Indonesia yang tanggap mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Palestina.

Said mendorong Pemerintah RI bisa melakukan beberapa langkah yang lebih progresif. Pertama, dengan terus mengusahakan berjalannya resolusi gencatan senjata melalui DK PBB. Meskipun saat ini Indonesia tidak menjadi anggota DK PBB, namun Indonesia harus tetap berusaha keras melobi DK PBB.

“Indonesia bisa menempuh cara-cara extraordinary untuk menekan DK PBB meloloskan resolusi konflik, seperti menggalang kekuatan kekuatan strategis seperti di ASEAN dan OKI,” kata Said.

Kedua, lanjutnya, mendorong aliansi regional seperti OKI, ASEAN maupun poros kekuatan baru dengan Rusia dan Tiongkok untuk menekan Israel melalui sanksi ekonomi, maupun penyiagaan pasukan pemeliharaan perdamaian secara langsung di perbatasan Israel dan Palestina.

Ketiga, menyiapkan usulan rencana kerja internasional, khususnya melalui badan badan PBB untuk rekonstruksi dan pembangunan di Palestina pascaperang.

Keempat, menyiapkan peta jalan bersama melalui kekuatan regional seperti OKI, ASEAN dan negara negara besar untuk mewujudkan kemerdekaan sepenuhnya atas negara Palestina.

Kelima, Said mengusulkan peta jalan reformasi menyeluruh atas PBB agar badan dunia ini bisa menjadi solusi menyeluruh atas krisis dunia yang diakibatkan oleh perang, bencana alam, kemerosotan ekonomi, dan sosial.

Harus Dibaca