Fit, yang dikenal sebagai Honda Jazz di Jepang dan Australia, pertama kali diperkenalkan pada Juni 2001 sebelum diproduksi secara global oleh Honda di tahun 2002. Mobil hatchback kompak ini mendapat sambutan positif di Jepang berkat performa mesin andal dan konsumsi bahan bakar yang efisien, serta tingkat keselamatan tertinggi di kelasnya. Fit berhasil meraih rating tertinggi dalam Japan New Car Assessment Program dengan 6 bintang untuk kursi pengemudi dan penumpangnya.
Fit dapat dikenali sebagai Jazz di berbagai negara, termasuk Indonesia. Meskipun tampilannya sedikit mirip, Fit memiliki spesifikasi yang berbeda dan harga jual bekas yang lebih tinggi dibandingkan Jazz. Dalam hal tampilan, Fit dan Jazz lama tetap modern dengan desain sporty dan fitur-fitur menarik seperti headlamp berbeda dan spion elektrik yang sama-sama stylish.
Perbedaan yang signifikan antara Fit dan Jazz terletak pada interior dan kenyamanannya. Fit memiliki berbagai mode pengaturan kursi belakang yang membuat kabin terasa lebih luas dan nyaman. Fit juga dilengkapi dengan fitur keselamatan seperti airbags dan sistem pengereman ABS, sementara Jazz hanya mengandalkan seatbelt.
Selain itu, Fit dan Jazz memiliki perbedaan mesin yang mempengaruhi performa dan transmisi kendaraan. Fit dilengkapi dengan mesin L13A dan L15A untuk varian 1.3 dan 1.5 yang khususnya diperkenalkan di Indonesia dengan transmisi CVT 7-percepatan. Sementara Jazz GD3 memiliki opsi transmisi manual 5-percepatan untuk meningkatkan tenaganya.
Dengan berbagai perbedaan tersebut, baik Fit maupun Jazz memiliki ciri khas dan keunggulan masing-masing yang memenuhi kebutuhan beragam konsumen di pasar. Dengan pemahaman yang jelas tentang kedua mobil ini, pengguna diharapkan dapat memilih dengan bijaksana sesuai dengan preferensi dan kebutuhan pribadi.


