PO Haryanto dan perusahaan otobus lainnya telah mengumumkan harga tiket bus Lebaran 2025. Tarif tiket bus tersebut untuk berbagai tujuan di Jawa Tengah dan Jawa Timur diperkirakan bersaing dengan setiap perusahaan. Selama musim Lebaran, harga tiket bus mengalami lonjakan yang signifikan, seperti yang terjadi pada PO Haryanto, di mana harga tiket dapat naik hingga 110% dari harga normalnya. Sebagai contoh, untuk perjalanan dari Jabodetabek ke Kudus, harga tiket yang biasanya Rp 260 ribu, dapat melonjak menjadi Rp 580 ribu selama tanggal 26-30 Maret. Begitu pula dengan harga tiket tujuan Surabaya/Malang dari Jakarta, yang biasanya Rp 370 ribu, menjadi Rp 750 ribu selama H-4 hingga H-1 Lebaran.
PO Haryanto, perusahaan bus dengan trayek terbanyak di Pulau Jawa, menyediakan bus non-ekonomi dengan kelas executive. Fasilitas yang ditawarkan untuk menjaga kenyamanan penumpang antara lain leg rest, charger handphone, selimut, bantal, infotaiment, dan layanan makanan. Didirikan sejak tahun 2002 oleh Haji Haryanto, perusahaan ini kini memiliki ratusan armada bus besar yang melayani berbagai tujuan di Pulau Jawa dan Madura.
Harga tiket Lebaran 2025 dari PO Haryanto untuk berbagai tujuan di Pulau Jawa seperti Solo Raya, Muria Raya, Purwodadi, Madura, Malang, dan Pekalongan bervariasi tergantung dari tanggal keberangkatan. Perlu dicatat bahwa tiket yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan dan harga tiket dapat berubah sewaktu-waktu bergantung pada situasi dan kondisi tertentu.
PO Haryanto telah mengalami perkembangan pesat sejak didirikan, dari awalnya sebagai agen tiket bus dan angkutan kota, menjadi perusahaan bus dengan trayek AKAP yang melayani berbagai tujuan di Indonesia. Saat ini, PO Haryanto memiliki berbagai divisi yang melayani berbagai rute di luar Muria Raya, seperti Solo, Madura, Malang, dan Purwodadi, serta membuka layanan patas dan pariwisata.


