Pemerintah Kota Depok sedang menjalin kerjasama dengan China dan Korea Selatan dalam pengelolaan sampah untuk dijadikan sumber energi listrik. Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Yeti Wulandari, mengawal Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pansus Pengelolaan Sampah, di mana TPA Cipayung akan bekerja sama dengan pihak ketiga dalam melakukan kajian dan inovasi teknologi. China dan Korea menjadi dua negara yang berkontribusi dalam hal ini.
Kerjasama dengan pihak ketiga diharapkan dapat mengurangi beban APBD Kota Depok dalam pengelolaan sampah di TPA Cipayung. Dengan begitu, Pemerintah Kota Depok akan mendapatkan manfaat tanpa mengeluarkan anggaran dari APBD. China, terutama, menunjukkan keseriusannya untuk berinvestasi di Kota Depok karena jumlah penduduk yang tinggi dan produksi sampah yang besar.
Meskipun belum ada rincian mekanisme kerjasama dan nilai investasi yang akan diberikan, Yeti yakin bahwa kolaborasi dalam pengelolaan sampah akan semakin berkembang. China, khususnya, telah menunjukkan minat besar dalam bekerja sama dengan Kota Depok. DPRD Depok dan Pemkot berkomitmen untuk mempercepat proses kerjasama ini, meskipun detail waktu dan nilai investasi masih dalam tahap pembahasan yang akan segera diwujudkan.

