Pada 9 Mei 2025, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menghadiri acara Silaturahmi dan Rapat Kerja Forum Majelis Wali Amanat (MWA) PTN-BH 2025 di Ballroom Hotel Tentrem, Semarang, Jawa Tengah. Mendagri mendorong Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) untuk memperkuat kerja sama di bidang penelitian serta menjalankan program kreatif dan inovatif guna meningkatkan pendapatan.
Dalam kesempatan tersebut, Tito menekankan pentingnya dukungan dari perguruan tinggi sebagai center of excellence dalam bidang penelitian dan pemancing kreativitas daerah. Kerja sama antara PTN dan pemerintah daerah (Pemda) diharapkan dapat menghasilkan riset yang mendukung perumusan kebijakan yang konkret.
Tantangan terbesar yang dihadapi adalah menemukan terobosan kreatif yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah, terutama dalam urusan pemerintahan seperti pertanian dan kelautan. Tito menegaskan perlunya para rektor dan jajaran perguruan tinggi untuk berpikir lebih kreatif agar gagasan inovatif dapat menjadi sumber pendapatan bagi PTN-BH melalui penyelenggaraan pelatihan dan program-program yang didasarkan pada kebutuhan Pemda dan dunia usaha.
Dengan demikian, hasil penelitian yang kreatif dapat membantu dalam pengambilan keputusan kebijakan dan mendukung pengembangan usaha di daerah. Mendagri juga menyebutkan bahwa pemikiran kreatif dari dunia akademisi sangat dibutuhkan untuk memunculkan start-up atau usaha lain yang dapat menghasilkan profit bagi mereka.


