HomeBeritaPerjalanan BJ Habibie: Teknokrat ke Presiden dalam 20 Tahun

Perjalanan BJ Habibie: Teknokrat ke Presiden dalam 20 Tahun

B.J. Habibie dikenal dengan sesi kerja yang padat bersama Presiden Soeharto, yang sering kali berlangsung hingga empat jam lebih. Sebelum memulai proyek, Habibie memastikan bahwa semua gambaran telah disetujui Presiden, menunjukkan ketelitian yang khas dari seorang insinyur. Habibie tidak hanya menerima perintah, tapi benar-benar memastikan bahwa pekerjaannya sesuai dengan keinginan Presiden, dengan mendengarkan, bertanya, mencatat, dan bekerja dengan tekun. Meskipun sering dipuji oleh Soeharto, Habibie merasa malu dan mengakui dirinya sebagai ‘murid politik’ dari Presiden. Dedikasi Habibie pada negara dan bangsa sangat besar, sehingga ia berani mengorbankan kepentingan pribadinya. Hubungan baik antara Habibie dan Soeharto, menurut Soetjipto Wirosardjono, staf ahli Habibie, didasarkan pada kemampuan Habibie untuk menjalankan nilai harmoni Jawa. Ajaran Jawa seperti “Keno rikat ning orang pareng ndisiki” menjadi kunci dalam hubungan Habibie dan Soeharto. Habibie selalu menjaga sikap yang tahu batas dan tidak mendahului, sehingga mampu membangun hubungan yang baik dengan Presiden. Selama 11 tahun, Habibie belajar dari Soeharto dan mengembangkan dirinya sebagai insinyur yang pandai.

Source link

Harus Dibaca