Setelah pensiun sebagai atlet, Tan Joe Hok terus memberikan kontribusi besar bagi perkembangan bulu tangkis. Sebagai seorang pelatih, ia telah berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan para pemain muda di berbagai negara, seperti Meksiko, Hong Kong, tim Piala Thomas, dan PB Djarum Kudus. Dedikasi Tan Joe Hok sebagai pelatih telah menghasilkan banyak pemain bulu tangkis berkualitas, tidak hanya dalam hal teknik bermain namun juga dalam menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan kerja keras. Banyak pemain muda yang dilatih oleh Tan Joe Hok berhasil meraih prestasi di level nasional maupun internasional.
Prestasi dan kontribusi Tan Joe Hok tidak luput dari pengakuan. Ia telah menerima berbagai penghargaan dari pemerintah dan organisasi olahraga, termasuk Bintang Jasa Nararya dari Republik Indonesia dan penghargaan Pelatih Olahraga Terbaik dari SIWO/PWI Jaya. Dalam dunia bulu tangkis Indonesia, Tan Joe Hok juga dikenal sebagai salah satu dari “Tujuh Pendekar Bulu Tangkis Indonesia”, sebuah kelompok legenda yang dihormati. Sebagai figur inspiratif, Tan Joe Hok tidak hanya dikenal sebagai juara di lapangan, namun juga sebagai simbol ketekunan, integritas, dan pengabdian kepada negara. Namanya akan selalu dikenang sebagai salah satu legenda terbesar dalam sejarah bulu tangkis Indonesia.


