Indonesia resmi menjadi anggota penuh BRICS sejak 1 Januari 2025. KTT BRICS menjadi platform bagi para pemimpin untuk mengkaji isu-isu politik dan keamanan global, termasuk konflik berkepanjangan di berbagai wilayah, reformasi tata kelola global, dan penguatan multilateralisme. Diskusi juga meliputi kerja sama ekonomi, keuangan, tata kelola artificial intelligence, lingkungan dan aksi iklim, serta kesehatan global.
Selain Prabowo, hadir juga pemimpin dari negara-negara anggota baru, seperti Perdana Menteri Ethiopia, Perdana Menteri Mesir, Putra Mahkota Abu Dhabi, dan Menteri Luar Negeri Iran. Mereka bergabung dengan negara-negara pendiri seperti Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan dalam pertemuan tersebut.

