HomeKesehatanKatanya Harus 8 Gelas? Ini 5 Mitos tentang Minum dan Faktanya

Katanya Harus 8 Gelas? Ini 5 Mitos tentang Minum dan Faktanya

Minum sebanyak 8 gelas sehari pasti bukanlah hal yang sering dengar. Faktanya, kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda.

“Anjuran minum delapan gelas air sehari memang tertanam kuat dalam ingatan kita, tapi kenyataannya keburuhan cairan tiap orang berbeda, tergantung ukuran tubuh, aktivitas, dan lingkungan,” kata ahli gizi dan kesehatan dari Sandiego, Wendy Bazilian mengutip National Geographic.

Panduan dari Institute of Medicine dari National Academic of Sciences, Engineering, and Medicine pun berbeda dengan apa yang biasa kita dengar sehari-hari. 

Ketika suhu lebih lembap, dibutuhkan takaran yang lebih banyak, apalagi ketika menjalani aktivitas di luar ruangan. Sebab, menurut Cohen, dehidrasi ringan sekalipun dapat meningkatkan risiko penyakit dari panas, seperti kram panas, kelelahan, dan heat stroke.

2. Haus Merupakan Tanda Butuh Minum

Bazilian menyebut ketika rasa haus muncul itu menandakan tubuh telah mengalami kekurangan cairan. 

“Rasa haus memang sinyal yang berguna, tapi lebih mirip seperti lampu peringatan terakhir–seperti lampu indikator E di bensin mobil–daripada penanda kondisi tubuh real-time,” kata Bazilian.

Mekanisme rasa haus pun seiring bertambahnya usia akan mengalami penurunan tingkat keakuratan. Mekanisme haus akan menjadi kurang sensitif pada usia dewasa yang lebih tua, sehingga ini dapat meningkatkan risiko dehidrasi.

Menurut Cohen, untuk melihat tingkat hidrasi tubuh adalah dengan memantau seberapa sering buang air kecil dilakukan. Dalam kondisi normal, buang air kecil akan dilakukan setiap dua hingga tiga jam sekali. 

Dehidrasi sendiri dampaknya cukup serius. Dalam sebuah penelitian yang melibatkan mahasiswa berjenis kelamin pria ditemukan sebuah fakta bahwa dehidrasi ringan saja dapat berdampak buruk pada energi, suasana hati, memori jangka panjang, dan konsentrasi. 

Source link

berita