HomeKesehatan10 Masalah Tersering Pernikahan, Bila Tak Ditangani Bisa Berujung Perceraian

10 Masalah Tersering Pernikahan, Bila Tak Ditangani Bisa Berujung Perceraian

Perubahan adalah hal yang tidak dapat dihindari, dalam hubungan jangka panjang. Seiring berjalannya waktu, pasangan bisa berkembang ke arah yang berbeda, hal ini yang kerap memunculkan pertanyaan terkait kecocokan.

“Secara umum, pasangan ingin bahagia dan stabil secara emosional, dan mereka ingin suatu saat berhenti bekerja,” kata Stephenson. 

“Itu tujuan besar yang sama, sisanya hanya detail-detail kecil,” tambahnya. 

8. Pandangan Parenting yang Berbeda

Memiliki anak mungkin jadi kesepakatan bersama, namun pendekatan dalam membesarkan anak sering kali menjadi sumber konflik yang serius dalam pernikahan. 

“Perbedaan pandangan, nilai, atau cara mendidik bisa menimbulkan pertengkaran dan ketegangan dalam hubungan; salah satu pasangan bisa merasa tidak didukung,” ujar Torres.

“Ini bukan hanya membingungkan bagi anak, tapi juga melemahkan otoritas orang tua,” tambahnya.

9. Bosan

Rasa bosan bisa menjadi pembunuh diam-diam dalam sebuah hubungan. Tidak selalu harus ada konflik besar, tapi perasaan hambar dan kehilangan makna sering kali muncul tanpa disadar. 

Ketika rasa antusiasme telah mulai pudar, pasangan bisa lupa apa yang dulu membuat hubungan terasa istimewa. Jika dibiarkan, kebosanan ini perlahan bisa menggerus ikatan dan kedekatan dalam pernikahan.

10. Keterampilan Menyelesaikan Konflik

Pertengkaran adalah hal normal dalam kehidupan pernikahan. Namun, jika konflik terus berulang tanpa ada penyelesaian, itu bisa menjadi tanda adanya masalah dalam cara menyelesaikan konflik. 

“Ketika pasangan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan konflik, itu bisa membebani hubungan. Salah satu masalah umum adalah komunikasi yang rusak, di mana pasnagan kesulitan menyampaikan perasaan dan kebutuhan mereka,” kata Torres. 

Akibat dari kesalahpahaman ini akhirnya emosi terpendam dan empati berkurang. Yang terjadi adalah konflik terus terjadi berubah menjadi siklus saling menyalahkan dan defensif.

“Bukan lagi usaha bersama untuk mencari jalan keluar,” tambah Torres. 

 

 

Source link

Harus Dibaca