:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5312013/original/081272600_1754901676-baf4eb60-b798-47eb-a96a-09f8d6bff8ec.jpg)
Dalam kesempatan yang sama, Pembina UKS Final Champions, dr. Alif Noeriyanto Rahman, Sp. OT., menjelaskan bahwa ini adalah ajang yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar Menengah dan didukung oleh berbagai pihak yang ingin melakukan rejuvenasi (peremajaan) UKS.
“Karena, selama lima tahun belakangan ini usaha kesehatan sekolah ini banyak yang tidak aktif, hanya sekitar 30 persen dari UKS dan program dokter kecil di Indonesia itu aktif,” ujar Alif.
“Sehingga, ada kekhawatiran di kalangan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan teman-teman kolaborator yaitu Artikular Klinik, EMTEK, United Tractors, Semen Indonesia, dan Biofarma untuk bagaimana kita bisa mengaktifkan UKS ini,” imbuhnya.
Dia menambahkan, kerja sama antar pihak pun dilakukan selama tiga tahun sehingga yang mengikuti ajang ini ke depannya tidak hanya anak sekolah dasar (SD) tapi juga sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA).
Berangkat dari keprihatinan akan tantangan yang dihadapi dokter dan tenaga kesehatan di Indonesia, acara ini hadir dengan harapan dapat memupuk potensi-potensi muda sejak usia dini.
“Kita prihatin, karena kan banyak masalah di dunia kesehatan Indonesia ya khususnya di kedokteran. Solusinya jelas, pembangunan karakter dan character building itu kan tidak sesederhana itu, enggak semudah itu, character building itu kan dibangun dari ketika masih kecil,” jelasnya.
Lantas, mengapa menghidupkan kembali geliat UKS menjadi hal penting?
“UKS ini adalah salah satu yang paling tua di Indonesia, dia itu berdiri sejak 1956 dan ini original dari Indonesia, kalau Pramuka kan enggak, dari luar. UKS itu murni dari Indonesia, Indonesia banget lah, itu pertama.”
Kedua, sambungnya, UKS ada di semua desa. Hampir setiap SD memiliki UKS, tapi hanya 30 persen yang aktif.
“Sebab itulah kita yang bukan bagian dari pemerintahan membantu pemerintah untuk membuat UKS jauh lebih aktif,” ucapnya.


