:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5166321/original/037162400_1742266139-815d639b-7f7b-499e-9833-212ec073d712.jpg)
Liputan6.com, Jakarta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengatakan bahwa penyediaan ruang laktasi, fasilitas ganti popok, serta layanan bagi ibu hamil, balita, lansia, dan kaum difabel lebih penting prioritas dalam perjalanan kereta jarak jauh dibanding usulan gerbong khusus perokok.
“Jika ada ruang fiskal, kalau pendapat saya pribadi, lebih baik diprioritaskan untuk misalnya ibu hamil, ibu menyusui, balita, lansia, kaum difabel,” kata Gibran usai meninjau revitalisasi Stasiun Solo Balapan di Solo, Jawa Tengah, Minggu, 24 Agustus 2025.
Gibran mengatakan bahwa dalam sebuah perumusan kebijakan yang menyangkut masyarakat, harus ditentukan terlebih dahulu skala prioritas sesuai kebutuhan.
Jika ada ruang fiskal yang dapat dianggarkan oleh PT KAI, lebih baik diprioritaskan untuk kelompok yang membutuhkan seperti ibu menyusui dan balita. Misalnya di gerbong tersebut ada toilet lalu kamar mandi diperbesar sehingga saat orangtua mengganti popok bayi bisa lebih nyaman.
“Misalnya ada ruang laktasi di gerbongnya, mungkin toiletnya, kamar mandinya bisa dilebarkan sehingga ibu-ibu bisa mengganti popok bayi dengan lebih nyaman. Saya kira itu lebih prioritas,” katanya.
“Sekali lagi, dalam perumusan sebuah kebijakan ada skala prioritasnya,” kata Gibran mengutip Antara.

