:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4924170/original/001143200_1724231053-25229.jpg)
Bagi mereka yang dikhianati, rasa hancur dan kecewa adalah hal yang wajar. Marin menyarankan agar pasangan yang mengalami perselingkuhan mempertimbangkan terapi untuk memproses emosi yang kompleks.
“Kamu akan merasa hancur dan itu normal. Tapi pada akhirnya, kamu juga perlu sadar bahwa ini lebih tentang pasanganmu daripada tentang dirimu,” katanya.
Keputusan untuk tetap bersama atau berpisah sepenuhnya bergantung pada nilai, komitmen, dan keadaan masing-masing. AAMFT mencatat, beberapa faktor yang memengaruhi keputusan tersebut antara lain tingkat komitmen kedua pihak, nilai budaya, dan dampak terhadap anak jika ada.
Namun bagi pelaku perselingkuhan, Marin menegaskan pentingnya refleksi diri. “Mengkhianati kepercayaan adalah pelanggaran besar, tapi itu tidak membuatmu manusia yang buruk. Yang penting adalah bagaimana kamu belajar dari kesalahan itu dan memastikan hal tersebut tidak terulang,” jelasnya.
Gloria pun mengakui, pengalaman berselingkuh telah mengajarkannya banyak hal. “Aku belajar untuk percaya pada diriku sendiri dan lebih tegas mengambil keputusan,” katanya.

