HomeKesehatanBukan Sekadar Hilangkan Dahaga, Minum Air yang Cukup Bantu Lindungi Jantung

Bukan Sekadar Hilangkan Dahaga, Minum Air yang Cukup Bantu Lindungi Jantung

Liputan6.com, Jakarta – Ketika suhu udara meningkat, menjaga tubuh tetap terhidrasi bukan hanya soal menghilangkan dahaga. Cukup minum air alias terhidrasi membantu menjaga kesehatan jantung.

Kecukupan air membantu jantung memompa darah lebih efisien ke seluruh tubuh dan membuat otot bekerja dengan optimal. Sebaliknya, ketika tubuh kekurangan cairan atau mengalami dehidrasi, kerja jantung jadi lebih berat seperti mengutip American Heart Association (AHA) dilansir, Selasa, 21 Oktober 2025. 

Saat dehidrasi, tubuh bisa mengalami meras lebih lelah, pusing, kaki bengkak, hingga sakit kepala. Dalam kasus ekstrem, dehidrasi bisa memicu penyakit serius seperti heat stroke. Ini adalah suatu kondisi yang ditandai dengan meningkatnya suhu tubuh mencapai lebih dari 40 derajat Celsius dan gangguan pada sistem saraf seperti mengutip laman resmi Kementerian Kesehatan RI.  

Para ahli menyarankan agar masyarakat tidak menunggu rasa haus untuk minum air putih. Rasa haus justru menandakan tubuh sudah mulai kekurangan cairan.

Cek Warna Urine

Cara paling mudah mengetahui kondisi hidrasi tubuh adalah dengan memperhatikan warna urine semakin jernih warnanya, semakin baik tingkat hidrasi tubuhmu.

Kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda. Faktor seperti suhu lingkungan, pakaian, intensitas olahraga, dan kondisi kesehatan turut memengaruhi jumlah air yang dibutuhkan.

Mereka yang banyak berkeringat tentu perlu asupan air lebih banyak. Begitu juga penderita penyakit tertentu seperti diabetes, penyakit jantung, atau cystic fibrosis yang membuat tubuh kehilangan banyak garam melalui keringat. Beberapa obat diuretik juga dapat membuat tubuh lebih sering buang air kecil sehingga kehilangan cairan lebih cepat.

 

Source link

berita