Pada turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2026, BWF menerapkan aturan baru terkait waktu servis selama 25 detik. Aturan ini disambut dengan beragam tanggapan dari para pemain, terutama ganda putra Indonesia. Meskipun aturan tersebut adalah yang pertama kalinya diterapkan di Indonesia Masters, para pemain seperti Fikri dan Fajar menyatakan bahwa mereka tidak terlalu terganggu dengan hal tersebut. Mereka merasa bahwa aturan 25 detik tidak terlalu mempengaruhi permainan mereka karena sektor ganda yang membutuhkan tempo cepat. Meskipun demikian, ada sedikit kebingungan dari pemain-pemain tersebut terkait dengan aturan baru ini, seperti adanya skor langsung yang menunjukkan waktu servis. Namun secara keseluruhan, para pemain tampaknya menerima aturan baru ini dengan baik.

