Pertarungan street fight yang digelar di Gedung Juang 45, Kota Tambun, Bekasi menarik perhatian puluhan penonton yang antusias. Dalam acara Baku Hantam Championship (BHC) pada Sabtu, 3 Mei 2025, petarung-petarung berkunjung dari berbagai daerah untuk bertanding dalam pertarungan tidak biasa ini. Dengan variasi serangan seperti jab, straight, hook, uppercut, dan low kick, para petarung memperlihatkan keahlian dan ketangguhan mereka di atas matras.
Salah satu pertarungan yang menjadi sorotan adalah antara Rifai alias Gangster Tambun dan Ibnu (Mr. Psikopat). Dalam rules “Baku Hajar” ciptaan BHC, pertarungan menggabungkan teknik kickboxing dan muay thai, memberi penonton tontonan yang menegangkan. Ibnu menunjukkan seriusitasnya dengan pukulan hook dan uppercut, namun Rifai tetap tak gentar dalam menghadapi serangan lawannya.
Meskipun Ibnu berhasil mendaratkan serangan ke Rifai, petarung dari Tambun tersebut tetap tenang dan siap balas menyerang. Rifai dengan percaya diri kembali bertukar pukulan dengan Ibnu, memperlihatkan keuletannya dalam pertarungan. Dengan saling mengamati dan mencari celah untuk menyerang, keduanya saling beradu skill dalam pertarungan yang seru.
Pertarungan kemudian berlanjut hingga keduanya terjatuh ke matras dan wasit harus meraih keduanya. Meski pertarungan harus dihentikan, antusiasme penonton tidak surut melihat duel sengit antara Rifai dan Ibnu. Street fight menjadi babak baru dalam evolusi combat sport di Indonesia, menghadirkan pertarungan yang menegangkan dan memikat bagi para penggemar bela diri.


