Seorang warga eks Kampung Bayam, Jakarta Utara (Jakut) mengeluhkan kondisi ekonomi yang belum stabil setelah pindah ke Kampung Susun Bayam atau Hunian Pekerja Pendukung Operasional (HPPO) yang berdekatan dengan Jakarta International Stadium (JIS). Keluhan tersebut disampaikan oleh seorang warga bernama Winda saat berdialog dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam acara JIS Ramadan Fest, Jakarta Utara. Winda merasa bahwa meskipun tempat tinggalnya yang baru lebih baik, namun aktivitas ekonomi warga mengalami penurunan.
Sebelumnya, Winda berjualan bakso di Rusun Nagrak, namun omzet usahanya turun setelah pindah ke Kampung Susun Bayam. Meskipun menghadapi tantangan ekonomi, ia mengungkapkan bahwa kualitas hidup keluarganya secara umum membaik di lingkungan baru tersebut. Winda berharap pemerintah dapat menyediakan program pemberdayaan ekonomi dan layanan pendidikan bagi warga rusun. Dia juga menyatakan keinginannya agar program seperti UMKM dan layanan pendidikan seperti TK dapat tersedia di rumah susun, serta mengusulkan agar program itu ditawarkan secara gratis.


