Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, ganda putra Indonesia, menghadapi tantangan berat dalam ajang All England 2026. Meskipun akhirnya kalah dalam semifinal oleh pasangan Korea, pengalaman berharga didapat dari turnamen tersebut. Mereka menyadari bahwa persaingan di level Super 1000 sangat ketat, namun hal ini justru meningkatkan rasa percaya diri mereka untuk menghadapi kompetisi selanjutnya. Raymond menyatakan bahwa setiap lawan di turnamen tersebut adalah lawan yang tangguh dan hal ini menjadi motivasi untuk terus berkembang. Joaquin juga menambahkan bahwa mereka ingin menikmati proses dan meminta dukungan dari masyarakat Indonesia agar dapat terus meraih prestasi di masa depan.


