Pelecehan seksual di dunia olahraga terus menimbulkan kecaman, tidak terkecuali dalam cabang kickboxing. Seorang atlet putri dari Jawa Timur, dengan inisial VAP, akhirnya memutuskan untuk mengungkapkan pengalaman traumatisnya melalui media sosial. Dalam unggahan di Instagram, VAP menyatakan bahwa dia telah menahan kejadian tersebut dalam dirinya selama cukup lama, takut untuk bersuara karena status Ketua yang dimiliki oleh terduga pelaku, WPC. Namun, VAP merasa bahwa diam terlalu lama hanya akan membuat luka semakin dalam.
Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polda Jawa Timur dan WPC telah ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan pelecehan seksual. Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, turut angkat suara dalam kasus ini. Ia mengutuk keras perbuatan terduga pelaku yang disebut telah menyalahgunakan kewenangannya untuk merendahkan martabat seorang atlet.
Menpora Erick juga mengekspresikan rasa simpatinya terhadap korban yang harus melalui proses yang sulit untuk mendapatkan keadilan. Pelaku yang seharusnya menjadi contoh dalam membina atlet, justru terlibat dalam tindak kekerasan seksual. Keberanian dan keterbukaan VAP dalam berbicara tentang pengalaman traumatisnya diharapkan bisa mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.


