DBL Camp 2026: Peluang Emas 270 Pebasket Muda
Peluang emas kembali terbuka lebar bagi 270 pebasket muda Indonesia dalam ajang bergengsi DBL Camp 2026. Mereka bersaing sengit untuk mendapatkan kesempatan langka menjalani latihan intensif dan memperdalam ilmu basket di Amerika Serikat. Hanya 24 atlet terpilih yang akan mewakili Tanah Air ke negeri Paman Sam.
DBL Academy Jakarta East: Panggung Utama, Sejarah Baru
Edisi ke-17 DBL Camp dan kali keempat berturut-turut digelar di Jakarta, namun tahun ini menyimpan sejarah baru. DBL Camp 2026 memutuskan untuk merayakan debutnya di DBL Academy Jakarta East yang berlokasi di Asya, Jakarta Garden City, Jakarta Timur. Suasana baru yang memberikan nuansa segar dan semangat baru bagi seluruh peserta.
Kompetisi ini diikuti oleh 135 pebasket putra dan 135 pebasket putri terpilih dari first dan second team kompetisi DBL di 31 kota dan 22 provinsi, Road to DBL Camp, serta para pemenang DBL Play Road to DBL Camp. Founder DBL Indonesia, Azrul Ananda, menegaskan bahwa DBL Camp 2026 bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga ajang riset sport science yang berharga.
Fasilitas Baru, Persaingan Lebih Ketat
DBL Camp 2026 menawarkan konsep baru dengan penambahan fasilitas khusus, yaitu alat ukur dari Vald Performance seperti Nordbord, Force Frame, dan Force Decks. Nordbord digunakan untuk mengukur kekuatan otot hamstring dan mengidentifikasi ketidakseimbangan otot. Sementara Force Frame memberikan informasi tentang kekuatan isometrik pada otot kaki serta perbedaan kekuatan antara sisi kanan dan kiri tubuh.
Force Decks hadir untuk mengukur tinggi lompatan, tenaga saat mendarat, dan waktu di udara. Dengan adanya fasilitas ini, para peserta tidak hanya dituntut untuk unggul dalam aspek tinggi lompatan dan kecepatan, tetapi juga dalam hal kekuatan dan keseimbangan otot secara menyeluruh. Semua data yang tercatat akan menjadi panduan dalam merancang program latihan yang efektif dan mengurangi risiko cedera bagi para atlet masa depan.


