Sopir angkot yang menjadi korban pembakaran hidup-hidup di dekat kantor kecamatan Tanah Abang, Jakarta, mengalami luka bakar serius akibat insiden mengerikan tersebut. Kejadian tragis ini terjadi setelah terjadinya perselisihan antara sopir dengan seorang individu yang akhirnya berujung pada aksi kekerasan yang tak manusiawi.
Korban Menderita Luka Bakar Serius
Kepala Kepolisian Sektor Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, mengungkapkan bahwa korban, yang disebut sebagai S berusia 52 tahun, mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuhnya, termasuk punggung, bokong sisi kiri, dan tangan sisi kiri. Pelaku, yang memiliki inisial P dan berusia 38 tahun, melakukan tindakan mengerikan ini setelah terlibat cekcok dengan korban terkait antrean angkot.
Insiden Berawal dari Perselisihan Antrean
Insiden tragis ini bermula ketika korban dan pelaku terlibat dalam perselisihan terkait posisi antrean angkot. Pelaku secara tiba-tiba mencegat angkot korban dan melanggar antrean yang telah terbentuk. Ketika korban menegur pelaku atas perilakunya, pelaku malah merespon dengan agresif dan membakar korban hidup-hidup.
Kejadian mengerikan ini terjadi di sekitar area Gang Awaludin di Jalan KH. Mas Mansyur. Pelaku dengan cepat membuka pintu angkot sopir dan menyerang korban dengan menyiramkan bensin dan menyalakan api, menyebabkan terjadinya kebakaran yang menghanguskan angkot beserta korban di dalamnya.


