HomeKesehatanPDUI Soroti Sistem Dokter Internship, Termasuk soal Status yang Tidak Jelas

PDUI Soroti Sistem Dokter Internship, Termasuk soal Status yang Tidak Jelas

Liputan6.com, Jakarta – Meninggalnya sejumlah dokter internship dalam beberapa bulan terakhir memicu sorotan terhadap sistem pembinaan dan perlindungan mereka di lapangan. Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PP PDUI) menilai, kasus-kasus ini bukan sekadar peristiwa individual, melainkan sinyal adanya persoalan yang lebih mendasar dalam pelaksanaan program internship.

Dalam audiensi dengan perwakilan dokter internship dari berbagai institusi pendidikan, PDUI menerima berbagai laporan terkait kondisi kerja yang dihadapi peserta. Mulai dari beban kerja yang dinilai berlebihan hingga lemahnya pengawasan di wahana internship, menjadi sejumlah isu yang kini didorong untuk segera dievaluasi.

Pertama, status dokter internship tidak jelas, apakah sebagai peserta pendidikan atau tenaga kerja layanan kesehatan. Ketua Umum PP PDUI, dr. Ardiansyah Bahar, MKM, mengatakan ketidakjelasan ini berdampak pada lemahnya perlindungan hukum, tidak jelasnya hak dan kewajiban, serta minimnya jaminan keselamatan kerja. 

Kedua, pengawasan dan evaluasi yang lemah. Pengawasan terhadap wahana internship dinilai tidak efektif sehingga terjadi ketidaksesuaian antara regulasi dan implementasi di lapangan.

Ketiga, dokter internship mendapatkan beban kerja berlebihan. “Standar kerja yang seharusnya 40-48 jam/minggu, di lapangan jauh melebihi batas tersebut,” kata Ardiansyah dalam keterangan tertulis yang diterima Health Liputan6.com.

Keempat, perlindungan dan mekanisme pelaporan yang lemah. Tidak adanya sistem pengaduan yang aman membuat peserta mengalami ketakutan untuk melapor, diperparah dengan tidak jelasnya mekanisme banding dan transparansi penilaian.

 

Source link

Harus Dibaca