Nahtadia, Mantan Karyawan Pabrik yang Sukses Berbisnis Ayam Petelur
Sebelum memutuskan untuk menjadi peternak ayam petelur, Nahtadia pernah bekerja di sebuah pabrik tas. Di sisi lain, suaminya mengelola warung kecil yang berjualan mulai dari kopi, gorengan, minuman dingin, hingga jajanan anak sekolah.
Peluang Baru dalam Bisnis Ayam Petelur
Kehidupan keluarga Nahtadia didukung oleh dua sumber penghasilan, namun Nahtadia merasa tertekan dengan rutinitas kerjanya di pabrik. Hal ini membuatnya memutuskan untuk mencari peluang usaha yang baru.
Pada tahun 2023, setelah pandemi berlalu, Nahtadia akhirnya memulai usaha peternakan ayam petelur. Didukung oleh lingkungan sekitarnya yang banyak peternak ayam, dia bisa belajar banyak hal terkait manajemen kandang dan perawatan ayam.
Mengembangkan Usaha dengan Pinjaman dari BRI
Seiring berkembangnya usahanya, Nahtadia membutuhkan modal tambahan. Pada akhir tahun 2023, dia mengajukan pinjaman Kupedes Rakyat dari BRI sebesar Rp 35 juta dengan tenor tiga tahun. Dana pinjaman tersebut digunakan untuk memperluas kandang dan memenuhi kebutuhan usaha, seperti pakan ternak.
Dengan populasi ayam petelur mencapai seribu ekor, usaha peternakan ayam Nahtadia terus berkembang. Warung kecil yang dulu menjadi sumber penghasilan keluarga pun sudah tidak beroperasi lagi. Kini, fokus utama keluarga Nahtadia adalah pada bisnis peternakan ayam yang semakin sukses.


