HomeKesehatanHealthkathon 2026 Digelar, BPJS Kesehatan Dorong Pemanfaatan AI untuk Perkuat JKN

Healthkathon 2026 Digelar, BPJS Kesehatan Dorong Pemanfaatan AI untuk Perkuat JKN

Presiden Asosiasi Manajemen Data Indonesia, Alex Budiyanto mengatakan pemanfaatan AI sangat bergantung pada kualitas data yang digunakan. Data yang tidak lengkap, tidak konsisten, atau mengandung kesalahan dapat memengaruhi hasil analisis dan prediksi, sehingga pengelolaan data yang akurat dan konsisten menjadi bagian penting dalam pengembangan solusi berbasis AI.

“Kita ingin pemanfaatan AI tidak berhenti pada kemampuan memprediksi apa yang mungkin terjadi, tetapi juga membantu menentukan langkah yang paling tepat berdasarkan data dan berbagai kemungkinan skenario. Dengan begitu, teknologi dapat mendukung keputusan yang lebih terukur, baik dalam pelayanan medis, pengelolaan risiko, maupun perumusan kebijakan JKN,” tegas Alex.

Alex menyebut penerapan AI dalam ekosistem JKN perlu tetap menempatkan keputusan manusia sebagai bagian penting dalam prosesnya. AI dapat membantu menyaring data dan mengidentifikasi klaim atau pola berisiko secara lebih cepat, tetapi keputusan akhir, termasuk dalam proses pemeriksaan dan penindakan, tetap membutuhkan pertimbangan manusia untuk menjaga akurasi, mencegah kesalahan, serta melindungi data peserta.

“Karena itu, pengembangan inovasi melalui Healthkathon didorong menggunakan pendekatan problem-first, yaitu memahami persoalan sebelum menentukan teknologi yang digunakan. Peserta perlu melihat masalah yang ingin diselesaikan, kebutuhan pengguna, ketersediaan data, serta potensi dampak dan risiko agar solusi yang dikembangkan benar-benar relevan dengan kebutuhan penyelenggaraan JKN,” tegas Alex.

Source link

Harus Dibaca