Harapan Indonesia menempatkan wakil di final tunggal putra seri kelima ITF World Tennis Tour M-15 Amman Mineral Men’s World Tennis Championship 2026 berakhir di semifinal. Nathan Barki, satu-satunya petenis tuan rumah yang tersisa, kalah dari Alexander Chang di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali, Sabtu (12/9/2026).
Nathan harus menyerah setelah bertarung selama 2 jam 15 menit. Petenis Indonesia berusia 21 tahun itu sempat memimpin dengan memenangi set pertama 6-4, tetapi Chang membalikkan keadaan dan merebut dua set berikutnya dengan skor 6-1 dan 6-4.
Chang mampu mengambil alih pertandingan setelah kehilangan set pembuka. Permainannya yang solid menyulitkan Nathan untuk mempertahankan tekanan, terutama pada set kedua. Nathan kembali memberikan perlawanan pada set penentuan, tetapi petenis Amerika Serikat tersebut tetap mampu menuntaskan pertandingan.
Pencapaian terbaik Nathan di M-15 Bali
Meski gagal mencapai partai puncak, keberhasilan menembus empat besar menjadi hasil terbaik Nathan selama mengikuti rangkaian M-15 Bali. Sebelum seri kelima ini, pencapaian tertingginya di turnamen tersebut adalah babak perempat final.
Nathan mengakui kualitas permainan Chang, yang bukan hanya menjadi lawannya pada semifinal, tetapi juga merupakan rekannya.
“Sebuah pertandingan dan pencapaian yang bagus meskipun gagal meraih hasil kemenangan di semifinal, mengingat lawan dan sekaligus juga rekannya Alexander Chang bermain luar biasa,” ujar Nathan seusai pertandingan.
Semifinal tersebut sekaligus menutup rangkaian penampilan Nathan dalam turnamen UTR PTT dan M-15 Bali. Setelah agenda di Bali selesai, ia akan kembali ke Amerika Serikat untuk mengikuti sejumlah turnamen level kampus.
Nathan dijadwalkan pulang ke Indonesia pada Desember 2026. Ia kemudian akan kembali berkompetisi dalam turnamen M-15 dan M-25 Bali.
Chang ditantang juara seri keempat
Kemenangan atas Nathan membawa Chang ke final tunggal putra untuk menghadapi petenis India, Karan Singh. Tiket ke partai puncak diraih Karan setelah menundukkan rekan senegaranya, Digvijay Pratap Singh, dalam dua set dengan skor 6-4 dan 7-6 (7-2).
Final tersebut mempertemukan dua pemain yang datang dengan catatan kuat. Karan merupakan juara tunggal putra seri keempat M-15 Bali pada pekan sebelumnya. Ia kini menempati peringkat 604 ATP dan berpeluang melanjutkan keberhasilannya pada seri kelima.
Chang juga mencapai final tunggal setelah lebih dahulu mencatat prestasi di nomor ganda putra. Bersama Pablo Perez Ramos, ia berhasil mempertahankan gelar juara setelah mengalahkan pasangan Selandia Baru, Isaac Becroft dan Reece Falck.
Chang/Perez Ramos harus melalui pertandingan tiga set dalam final ganda tersebut. Setelah kehilangan set pertama 3-6, mereka membalas dengan kemenangan 6-3 pada set kedua, lalu mengamankan gelar melalui skor ketat 12-10 pada set penentuan.


