DOKU menunjuk Himelda Renuat sebagai Chief Executive Officer (CEO) mulai 24 September 2026. Co-founder DOKU yang sebelumnya menjabat Chief Marketing Officer itu juga dipercaya memimpin bisnis Antom di Indonesia sebagai Head of Antom Indonesia, seiring penguatan investasi strategis Antom, layanan pembayaran dan digitalisasi merchant milik Ant International.
Perubahan tersebut menjadi bagian dari kelanjutan kemitraan DOKU dan Ant International yang diumumkan pada Februari 2026. Bersamaan dengan transisi kepemimpinan, DOKU memperkenalkan identitas “DOKU by Antom” untuk menandai integrasi yang lebih erat dengan jaringan merchant global Antom serta penguatan kerja sama dengan 2C2P, anak perusahaan Antom yang menyediakan layanan payment gateway regional di Asia Tenggara.
Himelda Memimpin Ekspansi DOKU dan Antom
Dalam peran barunya, Himelda akan mengarahkan fase pertumbuhan DOKU berikutnya sekaligus mengembangkan bisnis Antom di pasar Indonesia. Pengetahuan Himelda terhadap kondisi lokal akan dipadukan dengan kapabilitas regional dan global Antom untuk memperluas peluang bagi merchant di Indonesia.
Himelda menggantikan Chris Yeo, yang memimpin DOKU sebagai CEO sejak 2022. Selama masa kepemimpinannya, Chris disebut memperkuat struktur organisasi dan operasional perusahaan, mendorong pertumbuhan volume transaksi, serta membangun kemitraan DOKU dengan Ant International.
“DOKU dibangun di atas kepercayaan yang telah terjalin bersama merchant selama hampir 20 tahun, dan fondasi ini tidak akan berubah. Yang berubah adalah jangkauan kami,” kata Himelda. Ia menyebut dukungan Antom dan 2C2P akan membantu DOKU melayani merchant dengan lebih baik, menjangkau industri yang membutuhkan layanan perusahaan, serta mendukung lebih banyak bisnis Indonesia untuk berekspansi ke pasar internasional.
Chris mengatakan Himelda, sebagai salah satu pendiri DOKU, memiliki peran penting dalam membangun bisnis dan merek perusahaan sekaligus memperkuat kehadirannya di pasar. “Saya sangat yakin Himelda adalah sosok yang tepat untuk membawa DOKU memasuki fase berikutnya,” ujarnya.
Fokus Kolaborasi dengan Antom dan 2C2P
Meski menggunakan identitas baru, DOKU tetap beroperasi dengan nama dan lisensi yang dimilikinya saat ini. Antom akan berperan sebagai investor strategis yang mendukung pertumbuhan DOKU. Strategi go-to-market DOKU, Antom, dan 2C2P juga akan diselaraskan.
Kolaborasi itu mencakup integrasi yang lebih dekat dengan jaringan merchant global Antom. Integrasi tersebut menghubungkan metode pembayaran lokal, relasi merchant, serta posisi DOKU dalam aspek regulasi di Indonesia dengan platform merchant acquiring global Antom dan ekosistem produk Ant International, termasuk Alipay+ sebagai unified wallet gateway.
DOKU dan 2C2P juga akan memperluas kerja sama untuk menghadirkan solusi pembayaran bagi merchant Indonesia yang ingin memasuki pasar Asia Tenggara maupun pelaku bisnis internasional yang berekspansi ke Indonesia. Selain itu, kedua pihak akan mengembangkan layanan multi-currency dan pemrosesan pembayaran lintas negara, serta menjajaki solusi pembiayaan dan pengelolaan treasury bagi merchant.
Gary Liu, CEO Antom sekaligus Senior Vice President Ant International, mengatakan perubahan tersebut merupakan kelanjutan dari kemitraan yang diumumkan pada awal 2026, bukan perubahan arah komitmen. Sementara itu, CEO 2C2P Worachat Luxkanalode menyatakan kolaborasi baru ini diharapkan membantu merchant mengembangkan bisnis di Asia Tenggara dengan lebih percaya diri.
Menuju 2027, DOKU menargetkan perluasan jangkauan ke lebih banyak industri dan kanal pembayaran, sekaligus mendukung bisnis Indonesia melakukan transaksi lintas negara. Prioritas itu akan ditopang keandalan produk, proses integrasi yang lebih mudah bagi developer, serta dukungan khusus bagi merchant selama 24/7.


