Pasangan voli pantai putra Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi, melangkah ke semifinal Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah menyingkirkan wakil China, Song Jinyang/Wang Yanwei. Kemenangan dua set langsung pada Rabu (30/9/2026) itu menjaga peluang Indonesia untuk merebut medali dari nomor tersebut.
Tampil sebagai unggulan ketiga, Bintang/Sofyan harus melewati pertandingan ketat sejak awal. Mereka mengamankan set pertama dengan skor 21-19, kemudian menutup laga melalui kemenangan 21-18 pada set kedua. Hasil itu memastikan pasangan Indonesia menjadi salah satu dari empat tim yang masih bertahan dalam persaingan menuju partai puncak.
Menanti Tantangan Wakil Tuan Rumah
Di babak empat besar, Bintang/Sofyan akan menghadapi pasangan Jepang, Kota Kurosawa/Taito Mizumachi. Wakil tuan rumah tersebut lebih dahulu memastikan tempat di semifinal setelah mengalahkan pasangan China lainnya, Wu Jiaxin/Zhou Chaowei, dalam pertandingan tiga set.
Kurosawa/Mizumachi sempat kehilangan set pembuka dengan skor 19-21. Mereka kemudian bangkit dan merebut set kedua 21-13, sebelum memastikan kemenangan pada set penentuan dengan skor 15-12.
Pertemuan dengan pasangan Jepang diperkirakan menjadi ujian tersendiri bagi Bintang/Sofyan. Selain harus menghadapi kualitas lawan, pasangan Indonesia juga akan bermain dalam atmosfer yang kemungkinan mendapat dukungan besar dari publik tuan rumah.
Pelatih voli pantai putra Indonesia, Andi Ardiansyah, menilai anak asuhnya telah tampil maksimal saat menghadapi Song/Wang. Ia mengakui Bintang/Sofyan sempat kesulitan membaca servis tajam dari lawan, tetapi keduanya mampu mempertahankan konsentrasi hingga pertandingan berakhir.
“Anak-anak bisa main dengan maksimal, sekalipun tadi sesekali sempat kelabakan kena servis lawan yang tajam,” kata Andi.
Berbekal Kemenangan atas Oman
Sebelum menembus perempat final, Bintang/Sofyan juga harus bekerja keras pada babak 16 besar. Mereka menghadapi pasangan Oman, Hood Al Jalaboubi/Mazin Al Hashimi, pada Selasa (29/9/2026).
Pasangan Indonesia akhirnya menang dua set langsung dengan skor 22-20 dan 21-18. Namun, laga tersebut tidak berjalan mudah. Bintang/Sofyan sempat berada dalam tekanan pada awal pertandingan dan permainan mereka beberapa kali mengikuti pola yang diterapkan wakil Oman.
Andi mengatakan Bintang sempat kehilangan kepercayaan diri dalam situasi tersebut. Setelah mendapatkan arahan dari tim pelatih, pasangan Indonesia mampu mengubah pola permainan, keluar dari tekanan, dan mengendalikan pertandingan hingga mengamankan kemenangan.
Menghadapi semifinal, Andi meminta Bintang/Sofyan menjaga fokus sekaligus bermain lebih lepas. Ia berharap kedua pemain dapat menikmati pertandingan saat berhadapan dengan wakil Jepang.
“Bismillah, semoga anak-anak besok lawan Jepang diberi kelancaran,” ujar Andi.


