Jakarta, 29 September 2026 — Xiaomi 17T Series mengandalkan kolaborasi kamera Leica untuk menjawab kebutuhan pengguna yang ingin mengabadikan momen secara praktis, tetapi tetap mempertahankan detail dan karakter visual. Pengujian oleh sejumlah konten kreator di Pulau Sepa memperlihatkan kemampuan perangkat ini saat digunakan untuk memotret objek dari jarak jauh, menangkap momen bergerak, hingga menghasilkan foto dalam kondisi minim cahaya.
Kebutuhan terhadap kamera smartphone terus meningkat seiring dominasi mobile photography. Lembaga riset pasar global Statista mencatat, lebih dari 92 persen foto di seluruh dunia diambil menggunakan perangkat mobile. Dalam konteks itu, Xiaomi membekali seri terbarunya dengan sistem kamera Leica yang disebut “The Telephoto Master”, dengan fokus pada ketajaman, warna, dan kedalaman visual.
Detail Jarak Jauh dan Momen Bergerak
Salah satu kemampuan yang diuji adalah pemotretan telefoto. Xiaomi 17T Series dilengkapi lensa Leica Telephoto dengan 5x Telephoto, 10x optical-grade zoom, serta 120x AI Ultra Zoom. Sistem tersebut didukung Optical Image Stabilization (OIS) dan memungkinkan pengguna menghasilkan foto beresolusi 50 MP pada berbagai rentang jarak.
Pengalaman itu dirasakan oleh @rianiond ketika memperbesar objek yang berada jauh dari posisi pengambilan gambar. Detail ekspresi wajah, tekstur pakaian, dan pola ombak masih terlihat jelas tanpa tampak buram. Kemampuan serupa juga dimanfaatkan @zooeeya dan @kennyharyanto untuk merekam objek yang bergerak aktif.
Melalui fitur Ultra-HD Live Moment 4K, perangkat tersebut menawarkan perekaman momen bergerak dengan transisi zoom yang mulus. Fitur ini dapat digunakan dalam mode Portrait maupun Freestyle, sehingga aksi dinamis dapat direkam dengan tampilan yang disebut menyerupai hasil kamera profesional.
Bokeh Natural hingga Foto Minim Cahaya
Selain telefoto, sistem kamera Xiaomi 17T Series menghadirkan Leica Live Moment dengan estetika khas Leica. Karakter warna yang vibrant dipadukan dengan efek kedalaman latar atau bokeh yang halus. @steviiewong memanfaatkan kemampuan ini saat memotret momen candid di dermaga tepi laut.
Dalam bidikan tersebut, subjek terlihat terpisah dengan rapi dari latar, sementara gradasi warna air laut tetap tampak jelas. Hasilnya menghadirkan suasana yang tenang tanpa memerlukan proses penyuntingan yang rumit.
Kamera Xiaomi 17T Pro juga dirancang untuk menghadapi pencahayaan rendah. Perangkat ini menggunakan sensor berukuran 1/1,31 inci, desain optik Leica UltraPure, serta konstruksi lensa hybrid Leica Summilux dengan susunan 1G + 6P. Konfigurasi itu terdiri atas satu elemen lensa kaca untuk membantu penyerapan cahaya dan enam elemen lensa plastik untuk mempertajam detail.
Menurut penjelasan dalam pengujian tersebut, kombinasi itu membantu mengoptimalkan cahaya pada kondisi seperti matahari terbenam atau malam hari, sekaligus meminimalkan distorsi dan pantulan silau. @ivandacherlin menggunakannya untuk memotret sunset dengan hasil yang tetap mempertahankan keseimbangan area terang dan gelap serta detail lanskap di sekitarnya.
Eksplorasi Gaya Visual
Eksplorasi kamera tidak berhenti pada foto berwarna. @jkusno mencoba gaya monokrom khas Leica dengan kontras gelap-terang yang artistik. Sementara itu, @irvangowgo memotret portrait selfie dalam kondisi minim cahaya dan menghasilkan wajah yang tetap terlihat jernih, cerah alami, serta minim noise.
Rangkaian pengalaman para kreator di Pulau Sepa menempatkan Xiaomi 17T Series sebagai perangkat yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan konten sehari-hari, mulai dari memotret lanskap dan objek jauh, mengabadikan momen santai, hingga bereksperimen dengan fotografi dalam pencahayaan rendah.


