Indonesia mengamankan dua medali dari nomor ganda putri padel Asian Games 2026. Medali perak diraih Fadona Kusumawati/Fitriani Sabatini, sedangkan Novela Putria/Beatrice Gumulya membawa pulang perunggu setelah memenangkan pertandingan perebutan podium ketiga.
Fadona/Fitriani Sempat Unggul di Set Kedua
Fadona/Fitriani harus mengakui keunggulan pasangan Jepang Tsukamoto/Kae Tokumoto pada pertandingan final yang berlangsung di Higashi Sports Center, Sabtu (3/10/2026). Menghadapi pasangan tuan rumah, wakil Indonesia itu kehilangan set pertama dengan skor 3-6.
Kesempatan untuk mengubah arah pertandingan terbuka pada set kedua. Fadona/Fitriani tampil lebih baik dan sempat memimpin 4-1. Keunggulan tersebut membuat pasangan Indonesia berada dalam posisi untuk memaksakan pertandingan berlanjut dengan skor yang lebih seimbang.
Namun, Tsukamoto/Tokumoto mampu merespons tekanan tersebut. Pasangan Jepang itu merebut lima gim secara beruntun setelah tertinggal 1-4. Rangkaian kemenangan itu sekaligus mengamankan keunggulan mereka dan memastikan Fadona/Fitriani menutup perjuangan di final dengan medali perak.
Hasil tersebut menempatkan Indonesia sebagai peraih dua medali pada nomor ganda putri. Fadona/Fitriani menjadi runner-up, sementara Tsukamoto/Tokumoto keluar sebagai pasangan terbaik di nomor tersebut.
Novela/Beatrice Menang Telak
Sebelum final berlangsung, Indonesia lebih dulu memastikan satu medali lain melalui Novela Putria/Beatrice Gumulya. Mereka tampil pada pertandingan perebutan medali perunggu melawan pasangan Filipina, Danna Abad/Joshea Malazarte.
Novela/Beatrice tidak memberi kesempatan kepada lawannya untuk mengembangkan permainan. Mereka menang dua set langsung dengan skor 6-0, 6-0. Pertandingan tersebut berlangsung beberapa jam sebelum final ganda putri.
Kemenangan telak itu membuat Novela/Beatrice menempati podium ketiga. Dengan hasil tersebut, Indonesia menutup rangkaian pertandingan ganda putri Asian Games 2026 dengan satu medali perak dan satu medali perunggu.


