:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3959744/original/008577100_1646987282-WhatsApp_Image_2022-03-11_at_7.12.30_AM__2_.jpeg)
Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan RI, prevalensi stroke di Indonesia mencapai 8,3 per 1.000 penduduk. Penyakit ini menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, setelah penyakit jantung dan kanker.
Menurut Penasihat Khusus Presiden Bidang Kesehatan, Terawan Agus Putranto, banyak orang tidak menyadari bahwa mereka berisiko terkena stroke. Oleh karena itu, penting untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan guna mendeteksi potensi penyakit sejak dini.
“Selain itu, mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, seperti pola makan seimbang dan olahraga teratur, dapat menjadi langkah preventif yang efektif,” ujar Terawan dalam diskusi Wealth Wisdom 2024 yang diselenggarakan oleh Permata Bank pada 18 November 2024.
Penyakit stroke adalah kondisi serius yang dapat menyerang siapa saja. Dengan mengenali faktor risiko, gejala, serta menerapkan pola hidup sehat, Anda dapat mengurangi kemungkinan terkena stroke. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis saraf untuk informasi lebih lanjut mengenai pencegahan dan pengelolaan penyakit ini.
Reporter: Ade Nasihudin

