Ketika seorang pelaku memulai modus penipuan cinta, langkah pertamanya adalah mengirimkan tautan palsu kepada korban untuk mengunduh aplikasi palsu yang telah disiapkan. Korban seringkali tertipu karena kepercayaan yang sudah terbangun terhadap pelaku dan tergoda untuk melakukan investasi. Setelah berhasil mendapatkan jumlah investasi yang besar, pelaku tiba-tiba menghentikan komunikasi dengan korban. Barulah pada saat itu korban menyadari bahwa dia telah tertipu dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Hermawan pun menjelaskan bahwa korban biasanya baru menyadari kebohongan setelah terputusnya komunikasi dengan pelaku, yang kemudian menyebabkan mereka merasa tertipu.

