Dalam merespon komitmen Presiden Prabowo terhadap Pasal 33 UUD 1945, Faisol menekankan pentingnya pemilihan pemilik saham mayoritas yang tetap dipegang oleh pemerintah, meskipun investor dari luar Cina terlibat dalam investasi. Dalam upaya mencapai hilirisasi, Faisol menyoroti perlunya tiga elemen utama, yaitu modal, SDM yang berkualitas, dan modal kerja. Mengenai modal, Faisol menekankan pentingnya manajemen aset yang baik untuk digunakan sebagai jaminan, bukan dijual, guna mendukung pembangunan industri. Di sisi lain, dalam hal pengembangan SDM berkualitas, Faisol optimis bahwa masalah ini dapat diatasi dalam kurun waktu 5 tahun pemerintahan Prabowo, sehingga menciptakan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. Tak hanya berbicara tentang sektor pertambangan dan mineral, Faisol juga mengangkat isu industri pertanian, teknologi pertanian, dan pengelolaan lahan pertanian yang lebih baik. Pemikirannya tentang kepemilikan 1 juta hektar lahan pertanian per orang atau kelompok, yang dikelola oleh negara, diyakini akan meningkatkan kualitas produksi dan penghasilan petani.

