:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4673150/original/027562900_1701669408-close-up-couple-holding-hands-bed.jpg)
Hal pertama yang harus dilakukan untuk memprediksi masa ovulasi adalah dengan memahami siklus menstruasi.
Siklus menstruasi adalah rangkaian proses tubuh yang mempersiapkan kemungkinan kehamilan. Rata-rata siklus menstruasi yang normal adalah sekitar 28 hari, meskipun durasi menstruasi setiap orang berbeda-bedan.Â
Beberapa orang mungkin mengalami masa menstruasi lebih panjang ataupun lebih pendek daripada yang lain, hal tersebut adalah sesuatu yang normal. Siklus menstruasi terjadi dalam empat fase, yaitu:
Hari pertama menstruasi dianggap sebagai hari pertama siklus menstruasi. Pada fase ini, lapisan rahim luruh. Fase menstruasi akan berlangsung antara 3 dan 5 hari, tetapi bisa lebih lama atau lebih sebentar bagi sebagian orang.Â
Fase ini dimulai bersamaa dengan fase menstruasi, yaitu dimulai pada hari ke-1 dan berlanjut hingga sekitar hari ke-14. Selama fase folikular, lapisan rahim menebal dan sel telur mulai berkembang di salah satu folikel di ovarium.
Pada orang dengan siklus 28 hari, sel telur umumnya akan dilepaskan pada hari-14.
Pada fase ini, sel telur bergerak dari ovarium ke rahim dan pada masa ini pula lapisan rahim siap untuk menerimanya. Jika sel telur yang telah dibuahi menempel di rahim, maka kehamilan akan terjadi, jika tidak, menstruasi akan terjadi.Â
Â
Â


