:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5384925/original/004842000_1760856362-Ibu_hamil_mengidam_makanan.jpg)
Liputan6.com, Jakarta Mengidamkan atau ngidam makanan tertentu saat hamil disebut-sebut bisa pengaruhi sifat anak. Apa iya?
Menurut dokter spesialis kebidanan dan kandungan Keven P.M Tali dari RS EMC Grha Kedoya, anggapan soal makanan yang diidamkan berkaitan dengan sifat anak adalah mitos.
“Mitos: Jika kamu mengidam makanan tertentu, artinya bayi akan memiliki sifat yang sama,” kata Keven mengutip laman EMC, Minggu (19/10/2025).
“Fakta: Mengidam adalah fenomena yang sering terjadi pada ibu hamil, tetapi tidak ada bukti ilmiah yang mendukung bahwa makanan yang diidamkan memengaruhi sifat atau karakter bayi,” tambahnya.
Tak hanya soal mengidam, mitos-mitos kehamilan lain yang kerap beredar di masyarakat adalah:
Mitos: Kehamilan selalu menyebabkan mual dan muntah
Faktanya, tidak semua wanita hamil mengalami mual dan muntah. Gejala ini dikenal sebagai morning sickness yang terjadi pada sebagian wanita, terutama pada trimester pertama, tetapi tidak semua orang mengalaminya.
Mitos: Tidak boleh berolahraga saat hamil
Faktanya, wanita hamil tetap diperbolehkan dan dianjurkan untuk berolahraga, asalkan jenis dan intensitasnya sesuai. Olahraga dapat membantu menjaga kesehatan fisik dan mental.
Mitos: Menghindari makanan tertentu akan membuat bayi lahir lebih baik
Faktanya, meski ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari selama kehamilan, seperti makanan mentah dan berisiko tinggi, kualitas makanan dalam pola makan seimbang yang kaya gizi lebih penting untuk kesehatan bayi.

