Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam meningkatkan tata ruang ibu kota dengan mengoptimalkan lahan-lahan potensial menjadi area hijau yang produktif. Dalam kunjungannya ke Taman Gapura Muka di Cakung, Jakarta Timur, Pramono menyatakan bahwa upaya ini bukan hanya sekadar untuk keindahan kota, tetapi juga sebagai pelaksanaan target pemenuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang ideal di Jakarta.
Pramono menekankan pentingnya transformasi fungsi lahan agar tidak hanya bersifat pasif, melainkan juga dapat memberikan manfaat ekologis dan sosial yang signifikan. Visi ini sejalan dengan upaya menciptakan keseimbangan antara pembangunan fisik dan pelestarian lingkungan di Jakarta. Gubernur juga menggarisbawahi bahwa setiap area, bahkan di bawah infrastruktur besar, memiliki potensi untuk diubah menjadi ruang hijau yang menyegarkan, sesuai dengan tujuan menciptakan Jakarta yang lebih ramah lingkungan dan manusiawi.
Dalam upaya meningkatkan luas Ruang Terbuka Hijau di Jakarta, Pramono mendorong adopsi metode modern seperti taman vertikal atau taman hujan. Data penelusuran menunjukkan bahwa luas RTH saat ini masih jauh dari target yang diamanatkan Undang-Undang Penataan Ruang, menggarisbawahi pentingnya inisiatif seperti penataan Taman Gapura Muka sebagai langkah konkrit menuju perbaikan. Selain itu, Pramono juga mengkonfirmasi rencana pembongkaran tiang monorel di Jakarta sebagai bagian dari upaya perbaikan infrastruktur kota tanpa penutupan jalan bagi pengguna sehari-hari.

