HomeBeritaDPR Desak Usut Kecelakaan Maut Mobil Dinas TNI Tewaskan Polisi

DPR Desak Usut Kecelakaan Maut Mobil Dinas TNI Tewaskan Polisi

Peristiwa tragis kecelakaan lalu lintas yang menimpa mobil dinas TNI dan menewaskan dua anggota Polri di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menarik perhatian dari kalangan legislatif. Anggota DPR Fraksi Partai NasDem, Rajiv, mendorong untuk melakukan penyelidikan menyeluruh sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Kejadian kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Tugu 2, Kampung Cimeta, Desa Tugu Mukti, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Minggu (25/1/2026). Truk dinas TNI dari Kesatuan Batalyon Arhanud 3 dengan nomor dinas 6719-III yang dikemudikan oleh Muhamad Ritwan terlibat dalam insiden tragis ini.

Korban kecelakaan ini adalah dua anggota Polri, Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda M Jerry Sonconery, yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Polres Cimahi. Keduanya sedang dalam perjalanan menjalankan tugas kemanusiaan menuju lokasi penanganan bencana longsor di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Rajiv menyatakan duka cita yang mendalam atas kepergian kedua anggota Polri tersebut, mengakui pengabdian mereka dalam menjalankan tugas negara.

Menurut Rajiv, sangat penting untuk melakukan penyelidikan menyeluruh guna mendapatkan gambaran yang jelas tentang kejadian ini. Tujuan dari proses ini adalah untuk memastikan akuntabilitas dan kepastian hukum, bukan untuk menyalahkan pihak mana pun. Rajiv mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat yang berwenang, dengan harapan bahwa proses ini akan berjalan dengan objektif, transparan, dan mengutamakan semangat kebersamaan.

Kejadian tragis ini menunjukkan betapa pentingnya penanganan yang cermat dan profesional terhadap setiap kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa. Rajiv menegaskan bahwa semua pihak harus mematuhi aturan dan berkomitmen untuk menjaga keselamatan masyarakat serta menerapkan hukum dengan penuh tanggung jawab. Muhamad Ritwan, pengemudi truk TNI, sedang melaju dengan kecepatan sedang dari arah Cisarua menuju arah Pasarilangu ketika insiden tragis itu terjadi.

Pengemudi diduga menabrak sepeda motor Honda Beat dan sepeda motor dinas Polri, yang menyebabkan korban meninggal dunia dan lainnya mengalami luka. Kejadian ini mengguncang kalangan legislatif serta masyarakat luas, yang menuntut kejelasan dan keadilan dalam penanganan kasus ini. Semoga proses hukum dapat berjalan dengan lancar dan memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat dalam insiden tragis ini.

Source link

Harus Dibaca