Nahdlatul Ulama (NU) merayakan Harlah ke-100 dengan menggelar rangkaian acara di Istora Senayan, Jakarta Pusat. Acara dimulai dengan istighosah kubro bersama pada pagi hari, meskipun hujan ringan mengguyur Jakarta. Warga Nahdliyin terus berdatangan memadati Istora Senayan. Acara dimulai dengan registrasi peserta pada pukul 06.00 WIB dan dilanjutkan dengan istighosah kubro, mahallul qiyam, serta doa bersama pada pukul 07.00–08.00 WIB. Setelah istighosah, ribuan warga Nahdliyin mengikuti rapat akbar dan penggalangan donasi untuk bencana Sumatera.
Dalam Harlah NU ke-100 ini, tema yang diusung adalah “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia” yang dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto serta sejumlah pejabat pemerintah dan petinggi NU lainnya. Meski Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Taujihat Rais ‘Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar belum nampak di lokasi, namun semua pimpinan dan unsur-unsur NU diharapkan hadir dalam acara besok. Diperkirakan jumlah peserta yang menghadiri acara Harlah NU ke-100 ini mencapai 8 sampai 10 ribu orang. Semua badan otonom NU, termasuk Muslimat, Fatayat, Ansor, dan lainnya, diharapkan bisa hadir dalam perayaan tersebut.


