Operasi Keselamatan Jaya 2026 telah dikerahkan oleh 2.939 personel gabungan selama 14 hari, mulai dari 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini bertujuan untuk menindak 10 pelanggaran lalu lintas yang dianggap berisiko tinggi bagi keselamatan pengguna jalan. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komarudin, mengungkapkan bahwa jumlah kendaraan di Jakarta telah meningkat selama tahun 2025, mencapai lebih dari 732 ribu unit dan total kendaraan terdaftar sekarang mencapai 25 juta unit.
Kenaikan jumlah kendaraan ini tidak diimbangi dengan tingkat kepatuhan pengendara, sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan masih menjadi masalah. Oleh karena itu, Polda Metro Jaya mengadakan Operasi Keselamatan Jaya untuk menargetkan pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. Operasi ini akan fokus pada pelanggaran melawan arus, terutama di ruas jalan yang sering kali terjadi praktik tersebut. Menyadari pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas, operasi ini diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan pengendara dan mengurangi potensi kecelakaan di jalan raya.


