Komitmen keberlanjutan Fluidra Terwujud dalam Penanaman Mangrove di PIK
Komitmen Fluidra terhadap keberlanjutan lingkungan terwujud dalam acara penanaman mangrove yang diselenggarakan di Pantai Indah Kapuk (PIK). Acara tersebut menjadi bukti nyata kekompakan antara direktur regional dan staf lokal, mencerminkan semangat kolaboratif yang penting dalam mengatasi perubahan iklim.
Menurut Andri, direktur Fluidra, acara ini adalah contoh nyata dari filosofi “Berpikir Global, Bertindak Lokal”. Keterlibatan langsung tim manajemen tidak hanya mengirimkan pesan kepada pemangku kepentingan, mitra, dan pelanggan, tetapi juga menunjukkan komitmen Fluidra untuk memimpin dengan memberi contoh dan berkontribusi dalam membangun dunia yang lebih bersih dan aman.
Penanaman bibit bakau di PIK juga memiliki makna simbolis yang dalam. Bibit-bibit ini diharapkan akan tumbuh menjadi monumen hidup yang melambangkan ketahanan terhadap erosi dan harapan untuk ekosistem yang seimbang. Acara tersebut juga menandai satu babak dalam perjalanan keberlanjutan Fluidra, menegaskan bahwa perusahaan akan terus mendalami komitmennya dalam pelestarian lingkungan seiring dengan perluasan jangkauan perusahaan.
Pentingnya persatuan dalam upaya pelestarian lingkungan juga ditekankan dalam acara tersebut. Keterlibatan pemimpin dari Spanyol dan Asia dalam menanam bakau di PIK mencerminkan semangat persatuan dalam melindungi bumi dan lautan kita.
Dalam penutupan acara, Francesc Camps, General Manager Fluidra untuk Afrika, Asia & UK, menyatakan bahwa penanaman akar mangrove di Indonesia bukan hanya untuk melindungi garis pantai, tetapi juga merepresentasikan komitmen global perusahaan terhadap planet ini. Charles Lim, Managing Director Fluidra untuk Asia, menekankan pentingnya inisiatif keberlanjutan di Asia sebagai bukti bahwa tanggung jawab perusahaan lebih dari sekadar strategi, tetapi merupakan kewajiban nyata dalam membangun masa depan di mana kesuksesan bisnis dan pelestarian lingkungan tidak dapat dipisahkan.


