:strip_icc()/kly-media-production/medias/5502637/original/074452900_1770993774-WhatsApp_Image_2026-02-13_at_21.41.39.jpeg)
Pemeriksaan SADARI hanya membutuhkan waktu beberapa menit dan dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam jadwal bulanan Anda. Bagi yang menstruasi, lakukan di hari ke lima hingga 10 sesudah hari pertama menstruasi. Lalu, bagi perempuan yang sudah menopause lakukan satu kali tiap bulan.
Mengutip laman Kemenkes RI, berikut langkah melakukan SADARI:
Pertama, berdiri depan cermin dan angkat tangan Anda. Pastikan bahu lulur sejajar. Setelah itu, letakan tangan pada pinggang. Amati bentuk, ukuran dan warna payudara. Kelainan yang mungkin ditemukan adalah benjolan, kerutan, posisi puting tidak normal, struktur kulit, atau kemerahan.
Kedua, angkat kedua lengan Anda setinggi mungkin. Hal ini dilakukan untuk melihat apakah ada kelainan pada payudara. Payudara yang normal, keduanya akan terangkat secara bersamaan.
Ketiga, gunakan ujung jari dan tekan secara perlahan permukaan payudara Anda. Rasakan apakah ada benjolan pada payudara. Raba setiap permukaan payudara dengan beberapa pola, seperti melingkar, kanan ke kiri, atas ke bawah, tengah ke samping atau hingga ketiak.
Keempat, peras puting dengan perlahan. Amati apakah ada cairan yang keluar. Cairan yang keluar biasanya berwarna putih, kuning atau darah. Hal tersebut menunjukan payudara yang tidak normal.
Kelima, bungkukan badan Anda, dan lihat pada depan cermin. Amati dan raba apakah ada perubahan tertentu pada payudara Anda.
Kelenam, periksa payudara dengan keadaan berbaring. Beri bantalan pada sisi payudara yang akan diperiksa. Letakan tangan pada belakang kepala. Setelah itu, gunakan ujung jari Anda untuk melakukan pemeriksaan.


