HomeKesehatanPulse Day 1 Maret 2026, Momen Ingat Kembali Pentingnya Deteksi Dini Gangguan...

Pulse Day 1 Maret 2026, Momen Ingat Kembali Pentingnya Deteksi Dini Gangguan Irama Jantung

Liputan6.com, Jakarta – Pulse Day diperingati setiap 1 Maret, ini adalah kampanye global yang menekankan pentingnya deteksi dini aritmia atau gangguan Irma jantung melalui langkah sederhana, yakni memeriksa denyut nadi secara mandiri.

Upaya ini relevan secara global, termasuk Indonesia, mengingat aritmia sering kali tidak menimbulkan gejala awal sehingga luput dari perhatian hingga terjadi kondisi yang mengancam jiwa. Melalui Pulse Day 2026, masyarakat diingatkan bahwa pemeriksaan sederhana dapat menjadi langkah awal pencegahan yang sangat berarti.

Head of Pulse Day Task Force, dr. Dicky Armein Hanafy menjelaskan, gangguan irama jantung atau aritmia masih menjadi masalah kesehatan serius yang kerap tidak disadari masyarakat. Secara global, satu dari tiga orang berisiko mengalami gangguan irama jantung sepanjang hidupnya. Namun, banyak kasus baru terdeteksi setelah menimbulkan komplikasi berat seperti stroke dan gagal jantung.

“Kondisi inilah yang mendorong peringatan Pulse Day 2026, sebuah kampanye kesadaran kesehatan global yang diperingati setiap 1 Maret untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap irama jantungnya sendiri,” kata dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan aritmia itu dalam temu media di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Dia menambahkan, gangguan irama jantung sering kali tidak bergejala dan baru diketahui ketika komplikasi sudah terjadi. Padahal, sebenarnya deteksi dini dapat dilakukan dengan cara yang sangat sederhana, yaitu dengan MENARI (MEraba NAdi sendiRI) secara rutin.

“Maka, pesan utama Pulse Day 2026 ini menekankan pentingnya mengenali irama jantung sendiri melalui gerakan MENARI tersebut,” kata Chairperson of Public Affairs Committee Asia Pacific Heart Rhythm Society (APHRS) itu.

Source link

Harus Dibaca