:strip_icc()/kly-media-production/medias/3052757/original/013297300_1581937443-pied-myna-2781707_960_720.jpg)
Liputan6.com, Jakarta – Mendalami hobi yang Anda gemari ternyata bisa menyehatkan otak. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa menjadi ahli dalam sebuah hobi yang menuntut perhatian dan keterampilan tertentu ternyata dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan otak.
Salah satu contoh yang diteliti para ilmuwan adalah kegiatan mengamati burung. Aktivitas ini mungkin terlihat sederhana, tetapi ternyata melibatkan berbagai proses mental seperti perhatian, pengenalan pola, dan daya ingat yang kuat.
Penelitian Journal of Neuroscience, oleh Erik Wing dari Kanada menemukan bahwa orang yang telah lama menekuni kegiatan mengamati burung menunjukkan kemampuan kognitif yang lebih tajam dibandingkan mereka yang baru memulai hobi tersebut.
“Aktivitas ini menuntut seseorang untuk memperhatikan detail kecil, mengenali spesies burung dengan cepat, serta mengingat berbagai informasi tentang penampilan, suara, dan perilaku burung,” jelas Erik dikutip dari Huffpost pada Senin, 9 Maret 2026.
Semua proses tersebut secara tidak langsung melatih otak agar tetap aktif dan responsif.
Para peneliti membandingkan kelompok pengamat burung yang sudah sangat berpengalaman dengan kelompok orang yang baru memulai hobi ini. Secara total terdapat 58 partisipan yang terlibat, yaitu 29 pengamat burung ahli dan 29 pemula yang memiliki usia serta komposisi jenis kelamin yang sebanding.
Para peneliti kemudian menggunakan pemindaian otak untuk melihat apakah ada perbedaan struktur otak antara kedua kelompok tersebut.
Hasilnya menunjukkan adanya perbedaan yang cukup jelas pada bagian otak yang berkaitan dengan perhatian dan persepsi visual. “Pada pengamat burung yang sudah berpengalaman, jaringan saraf di area tersebut tampak lebih padat dan terorganisasi dengan lebih baik,” jelasnya.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa keterampilan yang terus dilatih melalui sebuah hobi dapat memengaruhi struktur otak seseorang. Dengan kata lain, aktivitas yang dilakukan secara rutin dan membutuhkan keterampilan kompleks bisa membantu otak berkembang serta beradaptasi.


