:strip_icc()/kly-media-production/medias/5488590/original/011623200_1769757751-Lifestylememory__2_.jpg)
Sebagai orangtua sudah seharusnya mencintai anak secara tulus. Bagaimanapun kondisi anak saat ini, mungkin terdapat kekurangan dalam hal apapun orangtua harus tetap mencintainya.
“Jadi kita sampaikan pada anak bahwa ayah ibu mencintai kamu ya. Kemudian pelukan juga itu diperlukan ya. Jadi kontak fisik itu membuat anak merasa nyaman. Itu yang pertama,” ungkap Gemah.
Tahap kedua, Gemah mengatakan lakukan komunikasi yang baik secara terbuka. Dalam hal ini, sebagai orang tua harus lebih sering mendengarkan.
Hindari tindakaan atau perkataan menghakimi atau menyalahkan. Dengarkan dahulu apa yang akan disampaikan oleh anak, bagaimana perasaannya, berempatiterhadap perasaan anak.
“Misalnya kita sampaikan ya, ibu tahu kamu sedang sedih, ibu bisa merasakan. Nah, seperti itu,” ungkap Gemah.
Tahap ketiga yaitu sebagai orang tuatetap harus mengajarkan disiplin pada anak. Berbagai aturan harus dikerjakan oleh anak di rumah. Kemudian dengan segala konsekuensinya, orang tua juga jangan lupa memberikan penghargaan.
Penghargaan yang dimaksud tidak hanya sebatas barang. Namun sebut Gemah, penghargaan kepada anak yang telah berhasil menjalankan kewajibannya dapat berupa kalimat penyemangat.
“Kalau anak berbuat yang baik, maka kita berikan pujian boleh dalam bentuk apa saja ya, kontak fisik atau yang lain-lainnya sosial misalnya ya pujian gitu. Dan apabila anak tidak mengerjakan yang sudah disepakati, maka kita bisa berikan punishment,” terang Gemah.


