HomeBeritaPenilaian Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini: Fakta Terbaru

Penilaian Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini: Fakta Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Dorong Masyarakat Manfaatkan Transportasi Publik

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan transportasi publik yang telah disediakan Pemprov DKI. Bahkan, Pemprov DKI telah menerbitkan aturan terkait pemberlakuan layanan transportasi umum gratis bagi 15 golongan masyarakat.

Saat ini, konektivitas transportasi Jakarta telah mencapai 92 persen, menempatkan Jakarta di posisi ke-17 dunia dan peringkat kedua di ASEAN setelah Singapura.

Upaya Mengurangi Emisi Gas Buang dari Transportasi

Sektor transportasi saat ini menyumbang 50 persen emisi gas buang di Jakarta. Untuk mengatasi hal ini, Pramono telah menargetkan pengoperasian 10.000 bus listrik Transjakarta pada 2030.

“Kalau itu bisa dilakukan, secara signifikan akan mengurangi kontribusi terhadap emisi itu,” kata Pramono saat menghadiri acara Townhall Meeting yang membahas isu dan solusi mengatasi polusi udara di Melting Pop, M Bloc, Kebayoran Baru.

Perhatian Terhadap Pengelolaan Sampah

Selain transportasi, sektor pengelolaan sampah juga menjadi perhatian Pemprov DKI. Mereka mempercepat pembangunan fasilitas pengolahan sampah ITF (Intermediate Treatment Facility) di berbagai lokasi di Jakarta, seperti Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat. Proyek ini ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan tahun ini.

“Kalau itu bisa dilakukan, maka kontribusi yang signifikan akan mengurangi atau menurunkan kontribusi emisi yang ada di Jakarta,” tandas Pramono.

Source link

Harus Dibaca