Sanksi Tawuran: Pelaku Ancam Kehilangan Bantuan Sosial
Lurah Bukit Duri, Muhamad Ngasri, menyampaikan ancaman kepada keluarga pelaku tawuran di wilayahnya. Mereka akan kehilangan bantuan sosial (bansos) jika insiden kekerasan kembali terjadi. Sanksi ini diputuskan setelah tawuran pecah pada Kamis malam dan Jumat sore.
Ancaman Sanksi
Rapat penanganan tawuran yang berlangsung di Aula Kantor Lurah Bukit Duri menghasilkan kesepakatan tersebut. Ngasri menyatakan, “Kalau tawuran terjadi kembali, seluruh bantuan sosial yang didapat keluarga pelaku akan dicabut. Ini supaya ada efek jera dan orang tua juga ikut mengawasi anak-anaknya.”
Selain pencabutan bansos, sanksi sosial lain juga akan diberlakukan kepada warga yang terlibat tawuran. Mereka mungkin harus mengikuti siskamling harian atau menjalani sanksi lain sesuai kesepakatan lingkungan.
Pengawasan Lebih Ketat
Ngasri juga menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak-anak. Termasuk dalam hal pergaulan dan penggunaan media sosial yang bisa menjadi sumber provokasi. Aktivitas siskamling di seluruh wilayah RW juga akan diintensifkan untuk menjaga keamanan dan mencegah terjadinya tawuran.


