Ketua Umum PSSI yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyampaikan rasa syukur setelah tim nasional Indonesia melewati laga yang disebutnya sebagai ujian berat. Kemenangan dramatis tersebut diraih ketika Indonesia masih harus mengejar defisit gol dalam pertandingan.
Erick menilai keberhasilan timnas bertahan dan terus berupaya mengejar ketertinggalan tidak lepas dari pertolongan Tuhan. Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan seusai laga, ketika perhatian publik masih tertuju pada perjuangan para pemain di lapangan.
“Allah SWT bersama Indonesia. Tuhan Bersama Kita Semua. Statment saya cuma itu,” kata Erick Thohir.
Erick soroti tekanan dalam laga
Dalam keterangannya, Erick tidak menguraikan detail teknis pertandingan maupun jalannya setiap gol. Ia justru menekankan beratnya situasi yang dihadapi timnas Indonesia dalam laga tersebut. Menurut Erick, media tentu dapat memahami bagaimana perasaan masyarakat Indonesia setelah menyaksikan pertandingan itu.
“Saya rasa media lebih ngeri bagaimana perasaan bangsa Indonesia. Kalian juga ngertilah dengan apa yang terjadi di laga ini dan di tempat lain,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Erick memilih merespons kemenangan itu dari sisi emosional. Ia tidak memberikan pernyataan panjang selain mengungkapkan keyakinannya bahwa Tuhan menyertai perjuangan timnas Indonesia.
Ungkapan Erick juga merujuk pada situasi ketika Indonesia harus mengejar defisit gol. Dalam kondisi tersebut, timnas tetap berusaha membalikkan keadaan hingga akhirnya mampu melewati ujian dalam laga yang berlangsung dramatis. Namun, dalam keterangannya seusai pertandingan, Erick tidak menyebutkan angka defisit maupun rincian proses comeback yang terjadi di lapangan.
Respons setelah peluit akhir
Sebagai ketua umum PSSI sekaligus Menpora, Erick berada dalam posisi yang turut menjadi sorotan ketika timnas menjalani pertandingan penting. Karena itu, pernyataannya setelah laga lebih banyak berisi rasa syukur atas hasil yang diraih dan pengakuan terhadap tekanan yang dirasakan publik Indonesia.
Ia juga tidak menyampaikan evaluasi terhadap pemain atau staf pelatih dalam kesempatan tersebut. Respons Erick berhenti pada keyakinan bahwa kemenangan itu terjadi dalam situasi yang tidak mudah dan bahwa Tuhan berada bersama Indonesia.
Dengan hasil tersebut, timnas Indonesia disebut berhasil melewati laga berat yang menuntut mereka mengejar ketertinggalan hingga akhir pertandingan. Erick kemudian menyerahkan pemaknaan atas drama laga itu kepada publik dan media, sembari menegaskan kembali pesannya: “Tuhan Bersama Kita Semua.”


