:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5189433/original/067965800_1744779496-d8a2dabe-c997-4aa7-a8f5-22a0d89b78f5.jpg)
Liputan6.com, Jakarta – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang dokter obgyn di Garut mencuat ke publik meski peristiwa tersebut terjadi pada tahun 2024.
Dugaan kasus ini baru terungkap belakangan dan telah memicu perhatian masyarakat luas, terutama di Kabupaten Garut yang dikenal memiliki sejumlah klinik dan rumah sakit tempat praktik para dokter kandungan.
Menyikapi kasus pelecehan seksual tersebut, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) segera melakukan koordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Jawa Barat serta UPTD PPA Kabupaten Garut.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa korban mendapatkan pendampingan menyeluruh, termasuk di wilayah yang dikenal memiliki banyak pilihan dokter kandungan perempuan di Garut.
“KemenPPPA juga terus berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Jawa Barat dan (UPTD PPA) Kabupaten Garut untuk memberikan pendampingan kepada korban, baik secara psikologis maupun hukum,” kata Asisten Deputi Penyediaan Layanan Perempuan Korban Kekerasan KPPPA, Ratna Oeni Cholifah, saat dihubungi Health Liputan6.com pada Rabu, 16 April 2025.
Kemen PPPA juga menyampaikan keprihatinan mendalam dan mengecam keras tindakan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh oknum dokter obgyn di Garut tersebut.
Diketahui, pelaku sempat berpraktik di beberapa fasilitas layanan kesehatan seperti Klinik Karya Harsa, Klinik Anisa Queen, dan RSUD Malangbong Kabupaten Garut, tempat banyak pasien datang mencari layanan dari para dokter kandungan di Garut.
Dalam video yang sempat viral di media sosial, terungkap bahwa dokter tersebut diduga menyalahgunakan posisinya sebagai dokter obgyn di Garut.
Saat ini, izin praktik oknum tersebut telah dicabut oleh pihak berwenang. Keputusan ini diambil untuk melindungi pasien dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap profesi dokter kandungan di Garut, khususnya kepercayaan terhadap dokter kandungan perempuan di Garut yang banyak menjadi pilihan utama pasien perempuan.Â

