HomeKesehatanCuaca Panas Ekstrem di Tanah Suci, KKHI Bagikan Masker dan Oralit untuk...

Cuaca Panas Ekstrem di Tanah Suci, KKHI Bagikan Masker dan Oralit untuk Cegah Jamaah Haji Dehidrasi

Liputan6.com, Jakarta – Cuaca panas ekstrem mulai melanda Madinah, Arab Saudi, tempat di mana jutaan jemaah haji dari berbagai negara—termasuk Indonesia—tengah menjalankan ibadah.

Jelang akhir pekan lalu, cuaca di Madinah berada pada kisaran di atas 40 derajat Celsius. Berdasarkan pemantauan Tim Sanitasi dan Pengawasan Makanan PPIH Arab Saudi Bidang Kesehatan, suhu udara siang hari Jumat (9/5) diperkirakan mencapai 45 derajat Celsius. Keesokan harinya, suhu pun masih bertahan di angka tinggi, berkisar antara 41–45 derajat Celsius.

Risiko Kesehatan Terkait Cuaca Panas

Kondisi ini tentu menimbulkan risiko kesehatan, terutama dehidrasi dan penyakit menular. Untuk itu, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI sigap melakukan berbagai langkah antisipatif demi menjaga kesehatan para jemaah haji Indonesia.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah pembagian oralit dan masker sekali pakai kepada seluruh jemaah. Logistik kesehatan ini didistribusikan melalui Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) oleh Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Tujuannya agar para jamaah haji tak perlu repot membawa perlengkapan pribadi tambahan dan bisa tetap fokus menjalani ibadah.

“Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk mencegah penyebaran penyakit menular dan dehidrasi di tengah cuaca panas ekstrem Arab Saudi,” ujar dr. Mohammad Imran, Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi.

 

Source link

Harus Dibaca