HomeKesehatan Prof Tjandra Yoga Aditama: 8 Hal SPPG Polri

[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 8 Hal SPPG Polri

Keempat, SPPG yang saya kunjungi memiliki ruangan-ruangan yang benar-benar memenuhi syarat. Gudang dipisahkan sesuai bahan yang ada dan disertai pendingin ruangan. Tempat mencuci tray makanan juga dibedakan dengan tempat mencuci bahan lainnya. Kebersihan seluruh ruangan terjaga dengan baik serta terjamin sanitasi dan higienitasnya.

Kelima, seperti juga arahan Presiden, di SPPG Polri Pejaten dan SPPG Polri lainnya dilakukan tes terhadap makanan sebelum dikirimkan ke sekolah. Tes dilakukan untuk mendeteksi empat bahan, yaitu nitrit, arsen, sianida, dan formalin.

Keenam, petugas yang bekerja berasal dari masyarakat sekitar, sehingga jelas merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat lokal.

Ketujuh, saya juga tertarik karena di halaman SPPG Polri Pejaten terdapat ruangan hidroponik untuk tanaman sayuran segar. Di daerah lain, disampaikan ada juga yang menyiapkan kolam ikan.

Kedelapan, saya mengusulkan agar praktik baik (best practice) di SPPG Polri Pejaten ini dapat disampaikan secara lebih luas ke SPPG-SPPG lainnya.

Akan baik pula jika SPPG lain dapat berkunjung untuk melihat langsung prosedur kerja yang ada, agar dapat menerapkannya di SPPG masing-masing.

Kegiatan ini juga telah dilakukan oleh SPPG Polri Pejaten. Jika terus dikembangkan oleh berbagai SPPG yang memang sudah baik, tentu akan memberi manfaat lebih luas bagi kesuksesan program Makan Bergizi Gratis di negara kita.

Prof. Tjandra Yoga Aditama

Direktur Pascasarjana Universitas YARSI / Adjunct Professor Griffith University,

Mantan Dirjen Pengendalian Penyakit Kemenkes dan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara,

Penerima Rekor MURI April 2024, Penerima Penghargaan Paramakarya Paramahusada 2024, dan Penerima Penghargaan Achmad Bakrie XXI 2025

Source link

berita