:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5376867/original/034973600_1760063007-WhatsApp_Image_2025-10-10_at_09.13.03.jpeg)
Memastikan keamanan produk kesehatan yang kita konsumsi merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Cara cek BPOM menjadi langkah wajib yang harus dilakukan setiap konsumen sebelum membeli atau menggunakan produk obat, kosmetik, dan makanan olahan. BPOM sebagai lembaga pemerintah non-kementerian memiliki tanggung jawab mengawasi peredaran produk kesehatan di Indonesia.
Setiap produk yang telah terdaftar di BPOM telah melalui proses evaluasi ketat untuk memastikan keamanan, mutu, dan khasiatnya sesuai standar yang berlaku. Menurut Bunga Rampai Farmakologi Dasar dan Klinik, BPOM sebagai pusat farmakovigilans nasional bertugas melakukan monitoring dan pengawasan terhadap aspek keamanan obat. Sistem ini menerapkan farmakovigilans yang komprehensif, termasuk menerima dan mengevaluasi laporan farmakovigilans.
Sistem cek BPOM merupakan mekanisme verifikasi yang disediakan untuk membantu masyarakat memastikan keaslian dan legalitas produk kesehatan. Sistem ini dirancang sebagai bentuk perlindungan konsumen dari produk-produk yang tidak memenuhi standar keamanan atau bahkan produk palsu yang beredar di pasaran. Cara cek BPOM dapat dilakukan melalui berbagai platform resmi, mulai dari website hingga aplikasi mobile yang dapat diakses secara gratis.
Pentingnya memahami cara cek BPOM tidak hanya untuk melindungi dari bahan berbahaya, tetapi juga untuk menghindari efek samping jangka panjang. Produk yang tidak terdaftar sering mengandung bahan kimia berbahaya dalam dosis tidak terkontrol, yang dapat menyebabkan iritasi, alergi, bahkan kerusakan permanen. Setiap produk yang lolos uji akan mendapatkan nomor registrasi yang terdiri dari dua huruf diikuti sebelas angka, yang bisa diverifikasi secara online.

